Tugas Pokok dan Fungsi

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

PROVINSI KEPULAUAN RIAU

 

 

 

 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mempunyai tugas membantu Gubernur melaksanakan urusan Pemerintahan di bidang Perindustrian dan Perdagangan   yang   menjadi   kewenangan   Daerah   dan   Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah Provinsi.

 

Dinas   Perindustrian   dan   Perdagangan   dalam   melaksanakan   tugas, menyelenggarakan fungsi:

  1. Perumusan  kebijakan  di  bidang  Sekretariat,  Industri  kecil  dan menengah,     Industri   Agro,   Manufaktur   dan   Teknologi   Tinggi, Pengembangan         Perdagangan     Dalam     Negeri,     Pengembangan Perdagangan Luar Negeri;
  2. Pelaksanaan  kebijakan  di  bidang  Sekretariat,  Industri  kecil  dan menengah, Industri Agro, Manufaktur dan Teknologi Tinggi, Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Pengembangan Perdagangan Luar Negeri;
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang Sekretariat, Industri kecil dan menengah, Industri Agro, Manufaktur dan Teknologi Tinggi, Pengembangan     Perdagangan     Dalam     Negeri,     Pengembangan Perdagangan Luar Negeri;
  4. Pelaksanaan administrasi dinas di bidang Sekretariat, Industri kecil dan menengah, Industri Agro, Manufaktur dan Teknologi Tinggi, Pengembangan         Perdagangan     Dalam     Negeri,     Pengembangan Perdagangan Luar Negeri; dan
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh gubernur terkait dengan tugas dan fungsinya.

 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mempunyai rincian tugas:

  1. Merumuskan program kerja di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan rencana strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan;
  2. Mengkoordinasikan    pelaksanaan    tugas    di    lingkungan    Dinas Perindustrian dan Perdagangan;
  3. Membina    bawahan    di    lingkungan    Dinas    Perindustrian    dan Perdagangan;
  4. Mengarahkan  pelaksanaan  tugas  bawahan  di  lingkungan  Dinas Perindustrian dan Perdagangan;
  5. Merumuskan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi serta pembinaan teknis bidang Sekretariat, Industri kecil dan menengah, Industri Agro, Manufaktur dan Teknologi Tinggi, Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Pengembangan Perdagangan Luar Negeri;
  6. Pelaksanaan pemberian perijinan dan pelaksanaan pelayanan umum di bidang urusan perindustrian dna perdagangan; 
  7. Penyelenggaraan  pengawasan  dan  pengendalian  di  bidang  urusan perindustrian dan perdagangan;
  8. Pembinaan  terhadap  Unit  Pelaksana  Teknis  Dinas  dalam  lingkup tugasnya; 
  9. Mengevaluasi  pelaksanaan  tugas  bawahan  di  lingkungan  Dinas Perindustrian dan Perdagangan; 
  10. Menyusun    laporan    pelaksanaan    tugas   di   lingkungan   Dinas Perindustrian dan Perdagangan; dan
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis

 

Bidang Industri Kecil dan Menengah

Bidang Industri Kecil dan Menengah mempunyai tugas dan fungsi memimpin dan melaksanakan tugas penyiapan bahan, penyusunan kebijakan, koordinasi, pemantauan, pembinaan, evaluasi dan pelaporan terkait Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Industri Sandang dan Aneka Kerajinan, Aneka Industri.

 

Untuk  melaksanakan  tugas  dan  fungsinya, Bidang Industri Kecil dan Menengah mempunyai rincian tugas:

  1. Menyusun rencana operasional di lingkungan bidang Industri Kecil dan Menengah;
  2. Mendistribusikan  tugas  kepada  bawahan  di  lingkungan  bidang Industri Kecil dan Menengah; 
  3. Memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan di lingkungan bidang Industri Kecil dan Menengah; 
  4. Menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan bidang Industri Kecil dan Menengah; 
  5. Penyusunan program kerja di bidang Industri Kecil dan Menengah; 
  6. Penyiapan   bahan   dan   perumusan   kebijakan   teknis,   fasilitasi, koordinasi serta pembinaan teknis di bidang Pengembangan Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Industri Sandang dan Aneka Kerajinan, Aneka Industri; 
  7. Pembuatan  data  dan  profil/potensi  di  bidang  Industri  Kecil  dan Menengah;
  8. Membantu  pelaksanaan  kegiatan  Dekranasda  Provinsi  Kepulauan Riau;
  9. Mengevaluasi  pelaksanaan  tugas  bawahan  di  lingkungan  bidang Industri Kecil dan Menengah;
  10. Menyusun laporan pelaksanaan tugas di bidang Industri Kecil dan Menengah; dan 
  11. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

Bidang Industri Kecil dan Menengah terdiri dari:

a. Seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur

b. Seksi Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; dan

c.  Seksi Aneka Industri.

 

A. Seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur

Seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pembinaan,    fasilitasi    dan    koordinasi,    evaluasi    dan    pelaporan pelaksanaan Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur. 

Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, Seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur mempunyai rincian tugas:

  1. Merencanakan kegiatan seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  2. Membagi tugas kepada bawahan di lingkungan seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur;
  3. Membimbing   pelaksanaan   tugas   bawahan   di   lingkungan   seksi industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  4. Memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  5. Menyusun program kerja seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  6. Mengumpulkan  dan  mengolah  bahan  perumusan  kebijakan  teknis pembinaan dan pengembangan Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  7. Menyelenggarakan pembinaan pengembangan usaha Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  8. Memberikan  rekomendasi  di  bidang  Industri  Pangan,  Barang  dari Kayu dan Furnitur; 
  9. Menyusun data dan potensi/profil sektor industri di bidang Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  10. Memfasilitasi  tenaga  penyuluh  lapangan  Kabupaten/Kota  pejabat fungsional penyuluh perindustrian dalam pengembangan di bidang Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur;
  11. Mengevaluasi  pelaksanaan  kegiatan  di  lingkungan  seksi  Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; 
  12. Melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; dan m. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

B. Seksi  Industri Sandang  dan  Aneka  Kerajinan

Seksi  Industri Sandang  dan  Aneka  Kerajinan mempunyai tugas dan fungsi      melaksanakan    penyiapan    bahan    perumusan    kebijakan, pembinaan,    fasilitasi    dan    koordinasi,    evaluasi    dan    pelaporan pelaksanaan Industri Sandang dan Aneka Kerajinan.

Untuk  melaksanakan  tugas  dan  fungsinya, Seksi Sandang dan Aneka Kerajinan mempunyai rincian tugas:

  1. Merencanakan kegiatan seksi Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; 
  2. Membagi   tugas   kepada   bawahan   di   lingkungan   seksi   Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; 
  3. Membimbing   pelaksanaan   tugas   bawahan   di   lingkungan   seksi Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; 
  4. Memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan seksi Industri Sandang dan Aneka Kerajinan;
  5. Menyusun   program   kerja   seksi   Industri   Sandang   dan   Aneka Kerajinan;
  6. Mengumpulkan  dan  mengolah  bahan  perumusan  kebijakan  teknis pembinaan       dan   pengembangan   Industri   Sandang   dan   Aneka Kerajinan; 
  7. Menyelenggarakan    pembinaan    pengembangan    usaha    Industri Sandang dan Aneka Kerajinan;
  8. Menyusun data dan potensi/profil sektor industri di bidang Industri Sandang dan Aneka Kerajinan;
  9. Memfasilitasi  tenaga  penyuluh  lapangan  Kabupaten/Kota  pejabat fungsional penyuluh perindustrian dalam pengembangan di bidang Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; 
  10. Melaksanakan   fasilitasi   dan   koordinasi   sesuai   dengan   lingkup tugasnya;
  11. Membantu  kegiatan  Dekranasda  Provinsi  Kepulauan  Riau  sesuai dengan lingkup tugasnya; 
  12. Mengevaluasi  pelaksanaan  kegiatan  di  lingkungan  seksi  Industri Sandang dan Aneka Kerajinan; 
  13. Melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan seksi Industri Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur; dan 
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

C. Seksi Aneka Industri

Seksi Aneka Industri mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan penyiapan   bahan  perumusan  kebijakan,  pembinaan,  fasilitasi  dan koordinasi, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan Aneka Industri.

Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, Seksi Aneka Industri mempunyai rincian tugas:

  1. Merencanakan kegiatan seksi Aneka Industri;
  2. Membagi tugas kepada bawahan di lingkungan seksi Aneka Industri;
  3. Membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan seksi Aneka Industri; 
  4. Memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan seksi Aneka Industri; 
  5. Menyusun program kerja seksi Aneka Industri; 
  6. Mengumpulkan  dan  mengolah  bahan  perumusan  kebijakan  teknis pembinaan dan pengembangan Aneka Industri;
  7. Menyelenggarakan pembinaan pengembangan usaha Aneka Industri h. memberikan rekomendasi di bidang Aneka Industri;
  8. Menyusun data dan potensi/profil sektor industri di bidang Aneka Industri; 
  9. Memfasilitasi  tenaga  penyuluh  lapangan  Kabupaten/Kota  pejabat fungsional penyuluh perindustrian dalam pengembangan di bidang Aneka Industri; 
  10. Melaksanakan   fasilitasi   dan   koordinasi   sesuai   dengan   lingkup tugasnya; 
  11. Mengelola Klinik Kemasan dan Design Produk IKM; 
  12. Mengevaluasi   pelaksanaan   kegiatan   di   lingkungan   seksi   Aneka Industri;
  13. Melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan seksi Aneka Industri; dan 
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

foto dan video